IV.
SIMULASI VISUAL
Deskripsi
Simulasi Visual
adalah 3D visualization atau video
animasi 3D yang mewujudkan gagasan secara visual untuk memecahkan suatu masalah
yang sesuai dengan kebutuhan siswa.
Dalam
mengomunikasikan gagasan diperlukan kemampuan memvisualkan materi informasi
agar menjadi sarana komunikasi yang lebih mudah tersampaikan dan dicerna.
Proses
pembuatan animasi 3D terdiri atas proses: ide gambar, pemodelan, texture, menganimasikan dan rendering. Pemodelan 3D memiliki proses pembuatan yang panjang akan tetapi
model dapat disimpan, dilihat dari berbagai sudutpandang dan proses animasinya
menjadi mudah. Sementara itu pada animasi 2D, objek/karakter dapat dibuat dalam
waktu singkat namun justru menganimasikannya memerlukan proses yang panjang
karena harus dilakukan berulang-ulang. Untuk kepentingan pembelajaran bagi
semua siswa yang tersebar pada berbagai bidang keahlian pada SMK, dipilih
animasi 3D sebagai materi pembelajaran kompetensi Simulasi Visual.
Software pengolah animasi 3D yang dapat digunakan membuat
simulasi visual tersedia beragam,
antara lain 3DsMax, Cinema 4D, Maya, Blender. Simulasi Visual menggunakan software Blender karena merupakan freeware dengan file instalasi yang tidak besar. Blender dapat dijalankan
menggunakan Operating System Linux, Windows dan Mac.
Sebagai 3D visualization, Simulasi Visual hanya
memvisualkan objek benda yang akan dikomunikasikan. Hasil visualisasi dapat
berdiri sendiri sebagai penjelas atau ilustrasi animasi dari bagian Buku
Digital atau pendukung Presentasi Video pada bagian yang tidak dapat
dikasatmatakan.
A.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu :
·
Menjelaskan pengertian simulasi visual
·
Menjelaskan fungsi simulasi
visual
·
Menjelaskan jenis simulasi visual
B.
Uraian Materi
Manusia
memiliki naluri untuk menyampaikan gagasan dalam bentuk visual. Sejarah telah membuktikan
bahwa manusia lebih dahulu mengenal gambar atau simbol untuk mengomunikasikan
gagasan kepada orang lain. Hal ini membuktikan bahwa manusia merupakan makhluk
visual yang akan lebih cepat mencerna makna melalui visual daripada tulisan.
Penyampaian ide
secara visual meliputi animasi 2D dan animasi 3D. Bentuk informasi 2D yang
statis disebut dengan infografik, sedangkan yang dinamis karena berbentuk
animasi teks dan gambar disebut motion
graphic . Perkembangan teknologi saat ini telah mengubah cara menyampaikan
gagasan visual menjadi sangat menarik. Sebagai contoh adalah visualisasi video
iklan dengan teknik animasi.
Animasi 3D
merupakan teknik yang populer untuk membuat memvisualikan gagasan atau
informasi lainya. Pada umumnya animasi 3D dibuat untuk membuat film animasi
cerita. Dalam kaitannya dengan Simulasi Visual pada mata pelajaran Simulasi
Digital, animasi 3D difokuskan pada visualisasi objek.
Gambar di bawah
ini adalah hasil cuplikan gambar dari contoh video simulasi visual tentang
visualisasi pemijahan ikan gurame, video tersebut mampu menvisualkan kehidupan
ikan di dalam air sehingga terlihat nyata.
Simulasi visual
berfungsi sebagai media untuk mengomunikasikan gagasan atau konsep dalam bentuk
simulasi dalam format digital.
Bentuk simulasi
visual biasa kita temukan pada iklan, presentasi produk dan visual guide. Peran simulasi visual ini sangat
membantu penonton untuk lebih jelas
menerima informasi. Pada penerapan visual
guide biasa ditemukan dalam pembuatan tutorial atau proses kerja suatu alat
dan bagaimana penggunaan serta perawatannya.
Kemajuan
teknologi grafik animasi 3D atau yang biasa disebut dengan 3D visualization mendukung tampilan untuk
menjelaskan suatu kejadian atau proses
secara lebih nyata dan rinci.
Era digital
saat ini menuntut konten yang lebih dari hanya sekadar sebuah teks dan gambar
grafik 2D. Hal ini didukung oleh software
pembuat animasi 3D yang sangat beragam. Perangkat elektronik sudah mampu
membaca bahan ajar digital seperti ebook
dengan ekstensi format file *epub (electronic publication) yang di dalamnya tidak hanya teks dan gambar melainkan
juga mampu membaca format video.
Dalam hal ini, simulasi visual 3D dapat melengkapi konten pembelajaran menjadi
lebih menarik.
Simulasi visual
yang akan dibahas menggunakan software
opensource Blender. Blender merupakan software
grafis animasi 3D dengan kemampuan yang powerfull
dan gratis (no license).
Secara garis
besar pembeda simulasi visual dari film animasi bercerita (animasi kartun)
adalah bentuk animasinya yang dominan menggunakan
teknik animasi
sederhana seperti perpindahan lokasi objek (moving),
perubahan ukuran objek (scale),
Putaran objek (rotation) dan
menganimasikan
kamera (camera animation). Selebihnya
untuk menambah impresi animasi bisa ditambahkan animasi efek untuk menambah
realisasi objek yang di ceritakan. Penambahan efek adalah animasi tingkat
lanjut dan biasanya memerlukan penggunaan software
tambahan untuk membuat efek tersebut.
Simulasi visual
ini dimaksudkan untuk membekali kompetensi siswa dalam merealisasikan gagasan
untuk bisa dikomunikasikan dengan lebih menarik secara visual.
C.
Rangkuman
·
Ilustrasi secara visual akan memudahkan
informasi cepat dicerna oleh manusia.
·
Simulasi visual berfungsi sebagai media untuk
mengomunikasikan gagasan atau konsep dalam bentuk rekaan dalam format digital.
·
Platform yang digunakan untuk
membuat simulasi visual adalah Blender,
sebuah software pembuat animasi 3D opensource.
·
Simulasi visual pada umumnya dipakai untuk
membuat 3D visualization pada produk
atau presentasi obyek berbasis 3D.
·
Software Blender adalah perangkat
lunak pencipta animasi 3D dengan
kemampuan yang powerfull dan tidak
berbayar
Jawablah pertanyaan di
bawah ini. Apabila ada pertanyaan yang belum bisa Anda jawab, bacalah kembali
uraian di atas!
1. Jelaskan
pengertian dari Simulasi Visual!
2. Jelaskan fungsi
dan tujuan simulasi visual!
3. Jelaskan jenis
dari Simulasi Visual!
4. Berikan contoh
simulasi visual yang Anda ketahui! Minimal 3?
5. Sebutkan platform pembuat visualisasi 3D, selain
Blender!
Sudahkah Anda menguasai
seluruh materi di atas? Bila belum, bacalah kembali uraian materi.